EFT Introduction Video

EFT in Action - Physical Issues

Senin, 08 Desember 2008

Problems on fear of Public Speaking

Sering sekali profesi publik figur, pembicara, presenter walaupun mereka pekerjaannya menuntut harus dapat tampil prima di depan publik kadang kita tidak tahu mereka masih juga memiliki permasalahan untuk tampil prima di depan publik. Apalagi kita orang kebanyakan atau pelajar yang masih belajar untuk dapat tampil di depan kamera misalnya, pasti mempunyai banyak permasalahan untuk tampil di muka umum. Permasalahan mereka beraneka-ragam, dari yang paling umum yaitu merasa tidak PD, grogi karena ditatap orang banyak, takut melakukan kesalahan bicara atau gerakan, sampai takut lupa apa yang akan diomongkan, dan lain-lain. Atau untuk publik figur merasa tidak nyaman dengan kehadiran wartawan atau orang - orang penting dan ketakutan-ketakutan lain yang berkaitan.
Namun permasalahannya tidak hanya di situ. Ada faktor - faktor pengalaman emosional masa lalu yang sangat berperan membentuk permasalahan yang ada pada saat ini. Pengalaman emosional masa lalu itu masih tersimpan dalam ingatan bawah sadar dan ketika seseorang hendak tampil berbicara di depan umum, pengalaman itu muncul pada kesadaran seseorang. Itulah mengapa permasalahan kemampuan berbicara di depan umum harus menangani juga pengalaman emosional masa lalu. ingatan - ingatan buruk saat tampil di depan umum harus dihilangkan. Beberapa orang yang merasa grogi tampil di depan umum bahkan sampai merasakan ketidaknyamanan di daerah perut seperti sakit perut, mual, atau bahkan diare.
Tetapi dengan satu atau dua kali sesi EFT, anda dengan mudah dapat menghilangkan sama sekali permasalahan tampil atau berbicara di depan publik. hal ini sangat berguna terutama pada mereka yang sedang melakukan audisi, pelajar yang ingin menghadapi ujian di depan kelas, mahasiswa publik relation, MC, atau stage performer lainnya.

Supriyatno
Learn EFT visit http://practical-EFT.blogspot.com
Trauma therapy visit http://alternativetraumatherapy.blogspot.com

Sabtu, 29 November 2008

Hati - hati marah akan mengaktifkan sel kanker!!

Universitas Stanford pernah melakukan suatu percobaan. Selang pernafasan dimasukkan ke dalam hidung anda lalu anda diminta untuk bernafas seperti biasa, lalu selang itu ditancapkan ke salju. Jika salju tidak berubah warnanya, itu berarti emosi anda sedang stabil, jika salju semakin memutih, itu berarti anda sedang merasa bersalah, jika salju berubah menjadi ungu, itu berarti anda sedang marah.Salju yang berubah menjadi ungu itu, jika disuntikkan ke dalam tubuh seekor tikus putih, dalam waktu 1-2 menit, tikus itu akan mati. Komposisi salju yang berubah ungu itupun sudah diteliti. Oleh karena itu marah akan membuat seseorang mudah terjangkit kanker, ini adalah masalah yang serius.

Dokter Li Feng di Taiwan University Hospital pernah mengidap kanker limpa.Orang yang menderita penyakit yang sama dengan dirinya, ada yang sudah koma, bahkan ada yang sudah meninggal, tapi beliau justru masih hidup dengan sehat. Rahasianya adalah: sama sekali tidak tergantung pada pengobatan, dan setiap hari menjaga kondisi organ tubuhnya, terutama sel-sel tubuhnya. Oleh karena itu, harus hidup dengan bahagia, mengkonsumsi makanan yang hambar (sederhana), hidup dengan teratur, tidur lebih awal dan bangun lebih pagi, dan secara teratur melakukan meditasi dan olahraga.

Dua motto hidupnya yang terkenal adalah : "Di saat orang bahagia, sel tubuh sangat sempurna, seperti anak muda yang berusia 18 tahun; di saat orang marah, sel tubuh akan berubah menjadi seperti orang tua yang berusia 80 tahun, lusuh dan mengkerut!"."Jangan menyiksa sel tubuh kita sendiri; makan berlebihan dan bergadang atau tidak tidur, adalah penyiksaan terhadap sel tubuh!"

Orang-orang yang suka bergadang di kota besar umumnya baru mulai tidur jam 4 pagi, Dokter Li Feng justru sudah bangun.Terlebih dulu meminum segelas air putih, lalu mulai bermeditasi, berolahraga. Setelah makan semangkok bubur 5 jenis padi-padian, jam 7 pagi ia berangkat kerja; setiap malam jam 8 di saat orang kantoran masih sibuk lembur, Dokter Li Feng sudah mulai bermeditasi, dan jam 9 malam waktunya beliau tidur. Makanannya sangat sederhana dan hambar, siang hari makan sayur dan nasi yang Dimasak sendiri, makan malam hanya mengkonsumsi sebanyak 1/2 atau 1/3 porsi di siang hari, makanannya sehari-hari adalah sayur-sayuran ditambah dengan padi-padian. Sulit dibayangkan bahwa 30 tahun yang lalu Dokter Li pernah mengidap kanker limpa, para dokter kanker yang dulu mengobatinya bahkan ada yang telahmeninggal dunia, Dokter Li bahkan masih hidup sehat hingga saat ini. Jika ditanya mengapa, mungkin jawaban yang tepat adalah :Beliau sekarang hidup dengan "sangat menghargai/menghormati sel tubuhnya". Selama 30 tahun ini, dalam pekerjaannya, Dokter Li melihat hidup mati dan tumbuh kembang sel tubuh manusia lewat mikroskop. Beliau berkata, pada saat orang bahagia, sel tubuh akan semakin sempurna dan bulat, seperti anak muda usia 18 tahun; saat kita marah, sel tubuh akan berubah seperti orang usia 80 tahun, keriput dan menyusut. Lagi pula, sel tubuh yang sehat dengan sel tubuh yang sakit sama sekali berlainan, "sel kanker bentuknya tidak beraturan". Beliau berkata, semakin memahami sel tubuh, semakin dirinya merasa malu karena dulunya pernah memperlakukan sel tubuh dengan tidak baik, hingga akhirnya beliau belajar untuk "menghargai sel tubuh", tubuhnya baru perlahan-lahan membaik. Karena telah hidup bersama dengan sel kanker selama 30 tahun, banyak orang yang datang kepadanya bertukar pengalaman. Yang dimaksud dengan "menciptakan lingkungan yang baik untuk sel tubuh" sesungguhnya adalah hal yang sudah sering dibicarakan para orang tua ---yakni : Hidup dengan teratur, makan makanan yang sederhana dan hambar, serta berolah raga.

Dengan lever (hepar) sebagai contoh, mengapa setiap hari pukul 11 malam kita diharuskan untuk tidur? Sebab pukul 11 malam hingga pukul 3 dinihari adalah waktu bekerjanya bagi sistem peredaran darah di hati untuk membuang racun. Dalam keadaan tidur tersebut, tubuh terbaring sempurna, hati akan gepeng merata, sehingga akan dipenuhi dengan darah. Pada waktu itu, hati akan membesar hingga 2-3 kali ukuran di saat normal. Jika di malam hari pukul 11 masih tetap duduk atau berdiri, beliau mengatakan, "maka hati akan seperti hati ternak yang dijual di pasar, tidak mengandung cukup darah."

Contoh lain: paru-paru. Paru-paru dapat menampung oksigen sebanyak 6.000 mili kubik udara, namun pada saat duduk di kursi, setiap kali bernafas oksigen yang masuk hanya 1/2 liter saja, berarti cuma seperduabelas kapasitas paru-paru yang terpakai. Manusia masa kini setiap hari hidup dengan duduk di kantor, naik kendaraan, naik lift, dengan kapasitas bernafas hanya sekitar 500 mili - 1 liter saja, sisa kapasitas paru-paru yang ada hanya sebagai cadangan saja. Li Feng berkata,"Ibarat seseorang yang memiliki 12 buah ruangan di rumahnya, tapi karena setiap hari sibuk dengan pekerjaan di luar rumah, begitu pulang ke rumah, yang digunakan hanya satu ruangan saja yaitu ruang tidur." Jika hendak memanfaatkan setiap rongga di dalam paru-paru, satu-satunya cara adalah berolah raga. Sebab di saat olahraga keras otot-otot tubuh akan menghabiskan jauh lebih banyak oksigen dari pada kemampuan suplai oksigen yang dimiliki paru-paru, kecepatan bernafas setiap menit akan bertambah 1 kali lipat, dan setiap kali menarik nafas udara yang tersedot ke dalam paru-paru akan bertambah 5 kali lipat, selain itu bernafas dalam2 juga dapat menyebabkan udara memenuhi setiap rongga paru-paru yang biasanya tidak pernah terisi udara.


Supriyatno

About Emotional Freedom Technique (EFT) visit http://practical-eft.blogspot.com

Trauma therapy visit http://alternativetraumatherapy.blogspot.com

Rabu, 03 September 2008

Mengenal Kesedihan (Grief)

Mungkin kesedihan adalah sesuatu yang kita semua tidak mau mengalaminya. kesedihan adalah sesuatu yang sungguh normal dan perlu, tetapi kesedihan dapat menjadi sesuatu yang sangat menyakitkan. Kesedihan adalah emosi yang alamiah. Bila seseorang sedih, ini adalah indikasi bahwa ia terikat dengan orang lain dan sekarang ia sedang dalam proses lepas dari keterikatan itu. Dalam cara lain, kesedihan yang normal dapat diartikan sebagai refleksi yang positif pada orang yang sedih karena menunjukan bahwa mereka memiliki kemampuan terikat secara mendalam pada seseorang.Mereka sangat manusiawi.

Kehilangan pada seseorang yang sangat dekat dengan kita dapat meubah dengan cepat dunia kita menjadi tempat yang terasa asing. Mengerjakan sesuatu yang sudah menjadi rutinitas dilakukan akan menjadi sangat melelahkan. Tugas yang sederhana menjadi terlihat menakutkan. Kesedihan mempengaruhi tidak saja secara emosional, tapi juga pada fisik kita.

Perasaan yang umum dialami oleh orang yang sedih, adalah merasa menjadi gila. Emosinya begitu kuat dan intents; mereka sering berfikir bahwa hanya mereka yang merasakan itu atau perasaannya itu salah. Dengan memahami emosi-emosi yang ada, kita mengambil langkah awal menuju realisasi dan kemudian menuju jalan penyembuhan.

Dalam kesedihan, seseorang sedang dihadapkan pada fakta kematian seseorang. Ia akan merasakan kehilangan apa yang seharusnya dapat terjadi. Harapan dan impian seperti lenyap - bapak atau ibu saya mungkin akan seperti, suami atau istri saya mungkin akan seperti, atau anak saya mungkin akan dapat menjadi. Kesedihan akan membuat seseorang lemah dan dapat terkena penyakit fisik dan masalah psikologi seperti depresi, untuk selama dua tahun sejak pertama kali terjadi. Ada perubahan baik pada endocrine system dan immune systems pada tubuh. Perubahan tersebut dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius pada orang yang menderita kesedihan.

Berikut adalah beberapa simptom tipikal perasaan dan fisik pada orang yang mengalami kesedihan:

  • Tangisan yang tiba-tiba
  • merasa sendirian atau kehilangan
  • kehilangan minat pada aktifitas normal
  • kesulitan berkonsentrasi dan mengingat
  • Pikiran ingin ikut mati agar dapat bersama dengan orang yang meninggalkannya
  • gelisah dan ingin mengunjungi tempat-tempat di mana orang yang meninggalkannya sering pergi
  • Memiliki benda-benda orang yang meninggalkannya
  • menyalahkan diri atas apa yang terjadi
  • mudah tersinggung, marah, bahkan mengamuk
  • merasa perasaannya dingin atau kosong
  • Tidak suka melihat orang lain bahagia
  • Merindukan untuk melihat atau bersama lagi
  • Penyangkalan atas apa yang terjadi
  • Tidak mampu menyelesaikan tugas, bahkan yang sederhana sekalipun
  • Marah pada orang yang meninggalkannya
  • Perasaan yang berubah-ubah dari marah ke perasaan bersalah
  • Merasa seolah-olah orang yang dicintainya hadir (halusinansi)
  • Menjelajah tanpa arah di rumah atau di lingkungan sekitar

Simptom fisik yang terjadi pada kesedihan diantaranya :
  • kesulitan tidur atau insomnia
  • kelelahan fisik
  • kehilangan selera makan atau banyak makan
  • perasaan kosong
  • kelelahan
  • Nafas yang pendek
  • mulut kering
  • sakit kepala atau migren
  • disorientasi
  • lamban
  • gemetar
  • Sesak di dada
  • Ketegangan di tenggorokan
Sangatlah penting menyadari simptom di atas; agar kita tidak berpikir kita akan menjadi gila. Simptom di atas akan hilang setelah kita dapat melewati kesedihan kita. Tetapi jika jika simptom di atas tetap ada, anda memerlukan bantuan mental health professional untuk menghilangkan simptom di atas dengan menangani kesedihan anda.

Minggu, 24 Agustus 2008

Panic Attack dan takut akan kegelapan

Panic Attack

Beberapa orang mengalami serangan panik yang sangat membuatnya menderita. Kebanyakan mereka pergi ke dokter dan hanya diberikan obat untuk menghilangkan gejala-gejala fisik yang diakibatkan oleh serangan panik tersebut tanpa tidak menyentuh akar masalahnya.
Berikut cerita seorang pasien yang diterapi untuk panic attact yang dideritanya.
Seorang anak muda (15thn) saat itu sedang menderita serangan panic (panic attact) lebih dari tiga tahun. Orang tuanya telah melakukan berbagai macam cara untuk menyembuhkannya dan tidak ada hasilnya. Saya melakukan kunjungan ke pasien untuk memberikan terapi masalahnya.
Pasien menceritakan bahwa serangan panic muncul pada pagi hari. Pada saat itu ia merasakan sakit di bagian perut dan disertai sakit kepala. Hal ini membuatnya tidak dapat bicara. Dia juga menelan obat tidur untuk membantunya untuk bisa tidur.
Saya memberikan keterangan singkat tentang apa yang akan saya lakukan padanya. Ia merasa tidak percaya dengan terapi yang saya lakukan akan dapat melenyapkan masalahnya. Tapi saya bilang padanya tidak ada salahnya dicoba.
Saya memintanya untuk memberikan skala intensitas rasa sakit pada bagian perutnya. Dia mengatakan 8. Tapping dua putaran penuh membuat rasa sakit di bagian perutnya turun menjadi 5. Dan dua putaran berikutnya membuat rasa sakitnya turun menjadi 1. Dia merasakan nyaman dengan perutnya. Lalu saya melakukan tapping untuk sakit kepalanya yang awalnya pada intensitas 5 turun hingga 0.
Lalu saya menuju pada perasaan panic yang menyerang setiap pagi. Pasien mencoba merasakan paniknya tapi tidak dapat meskipun ia sudah berusaha. Ia merasa senang dan begitu pula dengan orang tuanya.

Takut akan kegelapan (Fear of Darkness)

Seorang pasien menghubungi saya untuk meminta diterapi. Ia mengatakan mengalami rasa takut bila ingin ke kamar mandi. Saya katakan padanya bahwa ia mengalami fear of darkness atau rasa takut di tempat gelap. Ia mengatakan bahwa ia merasa seolah-olah akan diserang oleh seseorang di rumahnya sendiri, terutama ketika ia ingin pergi ke kamar mandi. Ia tidak dapat tidur dan merasa kawatir bila tidur dengan kondisi lampu mati. Dan bila ia ingin ke kamar mandi semua lampu di rumah harus menyala. Atau kalau tidak ia akan memilih untuk tetap di kamar tidurnya dan menjalani malamnya dengan penderitaan.
Saya hanya melakukan satu kali sesi dengan empat putaran untuk masalah fear of darknessnya. Saya lakukan tapping pada bebeapa masalah emosional yang menjadi penyebabnya secara keseluruhan sesi terapi hanya memakan waktu kurang dari satu jam dan kini pasien berani pergi ke kamar mandi kapanpun ia mau tanpa harus menyalakan semua lampu di rumah.
Berhati-hatilan dengan segala informasi yang masuk kepada anda, mungkin itu bisa berbentuk iklan atau berita kekerasan di TV, cerita dari seseorang, dll. Karena bila sistim keyakinan anda memecayainya, anda akan mengalami keadaan seperti yang anda takutkan. Hal itu akan membuat anda menderita. Dan akan diperparah lagi bila anda mencoba mengatasi masalah anda dengan obat penenang. Selain anda akan tergantung dengan obat itu, pemakaian jangka panjang akan mengganggu daya ingat anda.

Rabu, 20 Agustus 2008

Generalized anxiety disorder (GAD)

Definisi
Generalized anxiety disorder (GAD) adalah suatu kebiasaan yang ditandai oleh sebuah pola kecemasan yang sering dan menetap dan cemas pada banyak aktifitas atau kejadian.

Nama lain
GAD; Anxiety disorder

Penyebab, kejadian, dan faktor resiko
Generalized anxiety disorder (GAD) merupakan kondisi umum yang dikarakterisasikan sebagai kecemasan yang berlebihan. Contoh, seorang pelajar sering cemas seputar test, yang selalu selalu cemas akan gagal - meskipun ia mendapat nilai yang baik – mempunyai pola tipikal gangguan kecemasan.

Seseorang akan mengalami kesulitan untuk mengontrol rasa cemasnya. Situasi kehidupan yang penuh stress, berada di lingkungan stress, bisa menyumbang GAD.

Gangguan ini bisa dimulai kapan saja dalam kehidupan, termasuk saat masih kecil. Banyak orang melaporkan bahwa mereka mengalaminya sudah lama sejauh yang dapat mereka ingat. GAD terjadi lebih sering pada wanita daripada pria.

Gejala-gejala (Symptoms)
Kecemasan sering berhubungan dengan symptom berikut:
· Kegelisahan
· Mudah merasa lelah
· Sulit berkonsentrasi
· Mudah marah
· ketegangan pada otot – gemetar, sakit kepala,dll
· kesulitan tidur (baca juga kesulitan tidur)
· keringat yang berlebihan, palpitasi, sesak nafas, dan variasi symptom gastrointestinal

Treatment
Beberapa treatment yang dapat anda pilih:
· pemberian obat-- Cara ini melibatkan pemberian obat yang memberikan rasa kantuk atau efek penenang, antidepressant, antihistamines, Benzodiazepines. Sering pemberian obat dalam jangka lama menjadikan anda ketergantungan dan memiliki efek samping lainya.
· Teknik relaksasi—relaksasi yang sistematis pada bagian tubuh
· Cognitive behavioral therapy – membantu pasien mengenali pikiran yang berkontribusi pada kecemasan. Cara ini biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
· Emotional Freedom Technique – memanfaatkan energy dalam tubuh dengan cara menstimulasi pada titik-titik meridian tubuh untuk memperbaiki aliran energy tubuh. Cara ini merupakan cara yang efektif dan cepat untuk mengatasi tidak hanya kecemasan, tapi juga masalah emosional lainnya dalam hitungan jam atau hari.

Komplikasi
Orang yang mengalami GAD bisa berkembang menjadi psysical disorder, seperti panic disorder atau depresi klinis, atau depresi. Akan menjadi masalah lagi bila seseorang mencoba mengatasinya dengan narkoba atau alkohol untuk menghilangkan kecemasan.

Mental and health provider
Hubungi Mental and emotional health provider jika anda mendapati symptom kecemasan, terutama bila hal ini terjadi lebih dari 6 bulan atau lebih lama, atau hal ini telah mengganggu fungsi keseharian anda.

Note
Informasi di atas diambil dan diterjemahkan dari www.healthline.com