EFT Introduction Video
EFT in Action - Physical Issues
Minggu, 21 Juni 2009
Mahalnya harga sebuah emosi
Mari kita lihat beberapa contoh di bawah ini.
Belum lama ini ada orang laki – laki usia 45an tahun yang mengalami kekecewaan. Dari kekecewaan itu timbul dendam, amarah, dan kebencian. Tidak begitu lama orang ini banyak bengong , tidak ingat istrinya, keluarganya, termasuk siapa dirinya, dan mulai terganggu kesehatan fisiknya. Masuk ruang ICU beberapa kali, harus cuci darah, tapi berdasarkan analisa laboratorium orang ini tidak ada masalah dengan badannya. Tidak lama ajalnya tiba. Mati karena kekecewaan yang dialaminya.
Seorang wanita 40an tahun sudah belasan tahun menderita migren yang akut. Bila migrennya menyerang sudah dapat dipastikan ia hanya dapat tergeletak di kamarnya. Dua obat pereda sakit kepala yang ia minum sekaligus tidak cukup untuk menghilangkan derita di kepalanya. Sakit kepalanya hilang begitu masalah – masalah kemarahan dan kekesalan yang ia simpan dihilangkan.
Seorang pemuda 26 tahun mengalami trauma putus hubungan 5 tahun yang lalu dengan kekasihnya. Banyak kenangan, kesedihan, kemarahan yang tidak dapat ia lepaskan. Tidak saja ia menderita secara fisik dan mengalami insomnia, tapi akibat trauma tersebut membuat kehidupannya tidak punya arah lagi, putus kuliah dan takut untuk menjalin hubungan lagi dengan wanita lain.
Seorang ibu rumah tangga mempunyai pria lain dalam kehidupannya, hal tersebut dipicu karena terjadi konflik dalam hubungan rumah tangga mereka. Suatu waktu ibu ini memutuskan untuk tidak menjalin hubungan lagi dengan pria tersebut. Tapi setiap kali ia berusaha untuk melupakannya, semakin ia tidak mampu melupakan pria tersebut.
Bapak berusia 45an tahun tiba – tiba jantungnya berdetak cepat ketika pikirannya tertuju pada anak perempuannya yang berada di kota lain. Bapak ini menyimpan kekawatiran terhadap kehidupan anaknya kelak karena bapak ini sedang menghadapi konflik dengan istrinya. Oleh dokter yang memeriksanya, bapak ini dinyatakan sehat jantungnya.
Seorang ibu sudah satu tahun mengalami serangan panic mendadak (panic attack). Serangan paniknya terjadi ketika ibu ini berada di tempat – tempat keramaian seperti mall, rumah sakit, pasar, super market. Ketika serangan datang, jantungnya berdetak cepat, keluar keringat dingin, kepala menjadi pusing, seluruh badan lemas, lalu terjatuh pingsan. Oleh suaminya pernah dibawa ke dokter ahli dan dilakukan tes laboratorium oleh dokter ahli syaraf, dokter ahli penyakit dalam, dan dokter ahli jantung. Satu kesimpulan yang diberikan oleh para dokter tersebut adalah di tubuh ibu tersebut tidak ada masalah!.
Rupanya, pemicu serangan paniknya adalah ketakutan yang besar pada penyakit kanker yang dideritanya.
Seorang wanita muda merasa cintanya bertepuk sebelah tangan. Ia mengira pria teman dekatnya mencintainya. Kejadian tersebut membuatnya mengalami kesedihan dan kekecewaan yang mendalam. Efek lanjutan dari masalah emosional yang dialaminya adalah ia tidak mempunyai semangat untuk hidup, merasa rendah diri, malu, mengurung diri, makan dan mandi tidak teratur. Pernah diusahakan beberapa kali dimasukan ke pusat rehabilitasi mental dan tidak ada perubahan sama sekali. Kesehatan fisiknya pun ikut terganggu. Wanita ini mendapat masalah pada paru – parunya.
Wanita tengah baya mendapatkan kecelakaan tertabrak sepeda motor ketika akan menyeberang jalan. Tubuhnya terpental dan kepalanya membentur trotoar jalan. Untungnya tidak ada yang patah pada tulangnya. Kejadian ini sudah berlangsung beberapa bulan, tapi bila wanita ini ingin menyeberang jalan raya, ia hanya terdiam lama sampai ada orang yang mengantarnya menyeberangkan jalan. Kejadian kecelakaan itu muncul kembali bila ia melihat trotoar jalan, dan melihat motor di jalan raya. Bila ingatan itu muncul, ia merasakan sakit di kepalanya.
Pria usia 39 tahun, menderita komplikasi liver dan ginjal. Akibat penyakitnya itu, pria ini bila kencing mengeluarkan darah, badan lemas, sering berkeringat. Pada sesi terapi terungkap bahwa pria ini banyak mengalami kekecewaan dan kemarahan dalam menjalankan bisnis. Pria ini banyak tertipu oleh rekan bisnisnya, banyak uangnya yang tidak kembali lagi, serta terjerat masalah hutang dengan bank. Setelah dilakukan terapi pada masalah emosional yang diakibatkan kejadian – kejadian di bisnisnya, pria ini sembuh total dari penyakitnya.
Dan masih banyak cerita – cerita masalah emosional seperti kekecewaan, kemarahan, kecemasan, kesedihan, ketakutan, dan trauma, yang terjadi dalam kehidupan seseorang.
Cerita di atas memperlihatkan bagaimana mahalnya harga sebuah masalah emosional bila tidak diatasi, yang dapat berdampak pada pola pikir, perilaku, tindakan, keyakinan, kesehatan fisik, hubungan keluarga, prestasi belajar, karir, dan kehidupan seseorang.
Banyak cara orang melarikan diri dari masalahnya, diantaranya adalah merokok, narkoba, banyak makan, banyak tidur. Ada yang melampiaskan kemarahannya pada orang lain, atau mengembangkan kebiasaan buruk.
Masalah emosional dapat menyebabkan anda membuat penilaian yang salah, bereaksi berlebihan, salah dalam menilai. Yang lebih buruk lagi, masalah emosional dapat mengakibatkan depresi, kecemasan, dan perasaan lainnya yang tidak anda inginkan. masalah emosional juga dapat mempengaruhi jaringan dan fungsi dari organ-organ tubuh anda, mendatangkan masalah pada kesehatan fisik anda, menyebabkan rasa sakit, kelelahan, dan penyakit.
Namun, tidak peduli seberapa besar anda menderita karenanya, energi emosi yang terjebak dan tak terlihat ini akan tetap tidak terdiagnosa dengan cara penyembuhan konvensional, sekalipun mungkin telah menjadi faktor utama penyebab pada fisik anda dan kesulitan-kesultan emosional.
Untuk melenyapkan berbagai masalah kesehatan karena masalah emosional, penyebab-penyebab utamanya yang harus dituju. Ada banyak obat-obatan yang dapat melenyapkan gejala-gejala dari suatu penyakit. Tetapi bila obatnya habis, gejala-gejala akan timbul kembali. Karena penyebab utamanya tidak ditangani.
Sangatlah penting bagi anda untuk menyadari dan membuang masalah emosional anda sebelum ia menyebabkan kerusakan lebih jauh.
Supriyatno
Emotional and Trauma Therapist
Tahukan Anda mengapa….
…..Kecanduan (addictions) sulit untuk diatasi? Kenyataannya, pecandu biasanya ingin terbebas dari pola yang merusak ini. Mereka tahu dan sering mengiyakan bahwa kecanduannya mengurangi kesehatan, mengganggu hubungan, dan bahkan hidup mereka. Tapi mereka tetap saja melakukannya. Mengapa?
…..Depresi sangat sulit diperbaiki?. Hal ini merupakan masalah psikologi yang paling sulit untuk ditangani. Jika Anda melakukan terapi dengan cara konvensional untuk menghilangkan depresi, cara ini biasanya akan membutuhkan waktu bertahun – tahun dan sangat mahal. Jika ada progres, itupun hanya seperti langkah seorang bayi. Mengapa?
…..Kita sering mensabotase diri kita sendiri?. Contoh, Ketika kita mencoba mengurangi berat badan atau membaca cepat kita sering mencoba untuk “menghentikan diri kita” dan kembali pada “keadaan nyaman” dengan sedikit atau tidak ada perubahan. Mengapa?
…..penyembuhan sering memakan waktu begitu lama?. Pilek yang tidak mau pergi, patah tulang membutuhkan penanganan seumur hidup, sakit kepala tidak sembuh – sembuh. Mengapa?
Alasan di atas adalah apa yang biasa disebut sebagai sabotase diri (self sabotage). Inilah alasan mengapa kita sering menjadi musuh dari diri kita sendiri dan tidak mencapai keadaan yang kita inginkan. Sebagai tambahan contoh di atas, mengapa banyak orang mencoba dalam kesia – siaan untuk menghasilkan banyak uang dan jatuh bangun dalam banyak usaha mereka walaupun mereka tahu mereka mempunyai kapasitas untuk meraihnya.Sebelum ditemukan teknik ini, orang yang kelihatannya tidak mampu untuk membuat perubahan di bidang yang penting buat mereka disalahkan karena hal - hal seperti “kurang kemauan” motivasi yang lemah”, “ menunda – nunda”, “kurang yakin”, “kurang berani mengambil keputusan” atau bentuk lainnya. Tapi sebenarnya bukanlah demikian. Ada penyebab lain….dan hal itu bisa diperbaiki.
Psychological Reversal (PR) adalah penyebabnya. PR adalah hal yang sangat vital di psikologi, pengobatan, kecanduan, kelebihan berat badan, dan bidang – bidang seperti olah raga dan kemampuan bisnis.Bila terdapat PR, perubahan hanya terjadi sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali. PR akan menghalangi perubahan.
Keyakinan membatasi (limiting beliefs) anda terhadap sesuatu juga termasuk PR yang membuat usaha menjadi seperti yang anda yakini.
Apakah Psychological Reversal itu?. Setiap orang pasti mengalaminya. PR terjadi karena pembalikan arah pada sistim energi dalam tubuh dan hal ini biasanya tidak disadari. Anda tidak merasakan hal itu terjadi. Hal ini dapat digambarkan seperti batu battery yang terpasang terbalik sebagai diterangkan di EFT Course Video Part I. Menariknya, PR sering merupakan bentuk apa yang disebut sebagai “seconday gain or loss”. Contoh, seseorang yang secara sadar percaya bahwa keinginan mereka untuk menurunkan berat badan sering secara tidak sadar timbul “ penghambat” seperti, “ jika berat badan saya turun saya akan mengeluarkan biaya tambahan untuk pakaian baru saya. Orang yang demikian memiliki PR dalam usaha menurunkan berat badannya.
Apa yang menjadi penyebab PR?
Penyebab utamanya adalah pikiran, yang akan menghentikan mereka pada usaha apapun yang mereka lakukan. Mereka banyak mengeluh dan menyakini diri mereka adalah korban dunia.
PR juga sesuatu yang kronis pada orang yang menderita depresi. Depresi, pikiran negative dan PR hidup secara bersama. Sebenarnya orang menyadari, walaupun secara tidak sadar, bahwa pikiran negative menghentikan proses usaha mereka. Itulah mengapa begitu banyak seminar dan buku – buku yang mengajarkan berpikir positif. Akan tetapi, hingga sekarang, tidak ada orang yang dapat menjelaskan bagaimana pikiran negative menciptakan hambatan dan lebih sedikit yang dapat memberikan cara untuk mengatasinya.
Pada kebanyakan orang, PR muncul di bidang tertentu. Seseorang mungkin sangat berprestasi di suatu bidang tetapi menyerah pada usaha untuk berhenti merokok. Mereka secara sadar ingin berhenti dan mungkin bisa menghentikan kebiasaan buruknya itu sementara waktu. Tapi pada akhirnya, jika ada PR, mereka akan mensabotase usaha mereka dan mulai merokok lagi. Mereka bukannya lemah, tapi pada diri mereka ada PR.
PR bisa dikoreksi dan prosesnya pada EFT disebut Setup, yang hanya memerlukan beberapa detik untuk melakukannya. Proses ini diulas secara detail di bagian The Basic Recipe pada EFT Foundational Course Video.
Apakah saat ini ada sesuatu yang ingin Anda ubah namun Anda kerap kali menyerah pada usaha Anda? Anda bisa lemparkan hal tersebut di milis dan mari kita sama – sama mendiskusikannya. Kalau ada perasaan malu untuk membicarakan masalah Anda, itu merupakan salah satu bentuk PR yang Anda miliki.
Jumat, 01 Mei 2009
Empat Cara Pelepasan Emosi Dengan The Sedona Method
1. Memutuskan untuk mengeluarkan emosi
2. Menerima atau mengijinkan emosi
3. Masuk ke dalam inti emosi
4. Pelepasan menyeluruh(Holistic releasing)
Itulah empat cara pertama pendekatan proses melepaskan dan semua akan menuju pada hasil yang sama : membebaskan kemampuan alamiah anda untuk melepaskan emosi apapun yang tak diinginkan secara cepat dan memberikan jalan bagi energi terpendam (the suppressed energy) di bawah sadar untuk lepas. Cara kedua adalah menerima perasaan (feeling) – mengijinkan emosi sebagaimana adanya. Cara ketiga adalah menyelam ke dalam inti emosi. Cara ke empat adalah secara holistik embrancing pada masalah apapun atau keyakinan apapun.
Memutuskan untuk mengeluarkan emosi
Ambilah sebuah pensil atau benda kecil apapun yang akan anda jatuhkan tanpa memberikan kesempatan berpikir dua kali.
Sekarang peganglah pensil itu dengan kencang. Berlakulah seolah – olah benda itu adalah keyakinan anda yang membatasi dan tangan anda seolah – olah kesadaran anda. Jika anda menggenggam benda itu cukup lama, anda akan merasakan ketidaknyamanan.
Sekarang bukalah tangan anda, dan jatuhkan benda tersebut. Amatilah bahwa andalah yang menggenggamnya. Benda itu tidak melekat di tangan anda. Demikian juga dengan kebenaran perasaan anda. Perasaan anda sama melekatnya seperti benda tadi melekat di tangan anda.
Kita menggenggam perasaan – perasaan kita dan kita lupa bahwa kita mengikatkan diri pada mereka. Hal ini bahkan terjadi pada bahasa kita. Ketika kita merasa marah atau sedih, kita biasanya tidak mengatakan,” saya merasa marah” atau “saya merasa sedih.” Tapi kita mengatakan,” saya marah,” atau “saya sedih,” Tanpa menyadarinya hal tersebut, kita salah mengenali bahwa kita adalah perasaan itu. Sering kita mempercayai kita terikat oleh perasaan itu. Kenyataan ini tidaklah benar…bahwa kita dapat mengontrolnya, hanya saja kita tidak tahu bagaimana caranya.
Sekarang lepaskan benda tersebut.
Apa yang terjadi? Anda melepaskan benda tersebut, dan menjatuhkannya ke lantai. Apakah sulit? Tentu tidak. Hal tersebut apa yang kita maksudkan sebagai,” membiarkan pergi atau melepaskan.”
Anda dapat melakukan hal tersebut pada emosi anda : memilih untuk melepaskannya.
Menerima atau mengijinkan emosi
Berpegang pada analogi yang sama : jika anda berjalan dengan tangan terbuka, tidakah hal tersebut akan sangat sulit untuk memegang pensil atau benda lain? Demikian pula ketika anda mengijinkan atau menerima sebuah perasaan, anda membuka kesadaran anda, dan hal ini memungkinkan perasaan hilang dengan sendirinya seperti kabut yang berjalan di udara atau asap yang melalui cerobong. Hal tersebut seolah – olah anda membuka tutup panci memasak.
Masuk ke dalam inti emosi
Sekarang, jika anda ambil benda yang sama – sebuah pensil, pulpen, atau batu kerikil – dan bayangkan anda membesarkan ukurannya, benda tersebut akan tampak terus membesar seperti ruangan kosong. Anda akan melihat celah antara molekul dan atom – atom, Ketika anda menyelam masuk ke dalam inti perasaan anda, anda akan melihat suatu kejadian : Tidak ada sesuatupun yang benar – benar di sana.
Setelah anda menguasai proses pelepasan, anda akan menemukan bahwa bahkan perasaan yang dalampun hanya ada di permukaan. Inti di dalamnya anda menemukan ruang kosong, tenang, dan damai, bukan rasa sakit atau kegelapan yang diasumsikan oleh kebanyakan dari kita. Kenyataannya, bahkan perasan yang begitu ekstrimpun hanyalah seperti buih sabun mandi. Dan anda tahu jika anda menusukan jari anda pada buih tersebut. Buih akan meletus. Hal tersebut persis terjadi ketika anda masuk ke dalam inti perasaan anda.
Pelepasan menyeluruh (Holistic releasing)
Akhirnya, Setelah anda fokus pada benda di tangan, anda akan mendapati bahwa hal tersebut ditegaskan oleh kebalikannya. Dengan kata lain, alasan mengapa anda dapat merasakan benda tersebut karena ruang di sekitar benda tersebut. Tanpa ruang tidak mungkin ada isi. Bila dikaitkan pada perasaan dan masalah yang berdasar emosi, mereka ditegaskan atau pegang bersama oleh kebalikannya juga. Kita memiliki baik dan buruk, salah dan benar, gembira dan sedih, dan cinta dan benci untuk menyebut beberapa. Bila anda menerima kedua pasangan tersebut, sebagai saling berlawanan dan bertentangan satu sama lainnya, anda akan menemukan bahwa keduanya akan bubar meninggalkan anda dengan ruang kosong yang mengijinkan segala sesuatu berjalan. Kita menyebut langkah pelepasan ke empat ini sebagai pelepasan menyeluruh (holistic releasing)
Untuk mengeksplorasi lebih jauh The Sedona Method, anda bisa mendapatkan DVD The Sedona Method di sini. silahkan klik http://practical-eft.blogspot.com/EFT Store.
Senin, 08 Desember 2008
Problems on fear of Public Speaking
Namun permasalahannya tidak hanya di situ. Ada faktor - faktor pengalaman emosional masa lalu yang sangat berperan membentuk permasalahan yang ada pada saat ini. Pengalaman emosional masa lalu itu masih tersimpan dalam ingatan bawah sadar dan ketika seseorang hendak tampil berbicara di depan umum, pengalaman itu muncul pada kesadaran seseorang. Itulah mengapa permasalahan kemampuan berbicara di depan umum harus menangani juga pengalaman emosional masa lalu. ingatan - ingatan buruk saat tampil di depan umum harus dihilangkan. Beberapa orang yang merasa grogi tampil di depan umum bahkan sampai merasakan ketidaknyamanan di daerah perut seperti sakit perut, mual, atau bahkan diare.
Tetapi dengan satu atau dua kali sesi EFT, anda dengan mudah dapat menghilangkan sama sekali permasalahan tampil atau berbicara di depan publik. hal ini sangat berguna terutama pada mereka yang sedang melakukan audisi, pelajar yang ingin menghadapi ujian di depan kelas, mahasiswa publik relation, MC, atau stage performer lainnya.
Supriyatno
Learn EFT visit http://practical-EFT.blogspot.com
Trauma therapy visit http://alternativetraumatherapy.blogspot.com
Sabtu, 29 November 2008
Hati - hati marah akan mengaktifkan sel kanker!!
Dokter Li Feng di Taiwan University Hospital pernah mengidap kanker limpa.Orang yang menderita penyakit yang sama dengan dirinya, ada yang sudah koma, bahkan ada yang sudah meninggal, tapi beliau justru masih hidup dengan sehat. Rahasianya adalah: sama sekali tidak tergantung pada pengobatan, dan setiap hari menjaga kondisi organ tubuhnya, terutama sel-sel tubuhnya. Oleh karena itu, harus hidup dengan bahagia, mengkonsumsi makanan yang hambar (sederhana), hidup dengan teratur, tidur lebih awal dan bangun lebih pagi, dan secara teratur melakukan meditasi dan olahraga.
Dua motto hidupnya yang terkenal adalah : "Di saat orang bahagia, sel tubuh sangat sempurna, seperti anak muda yang berusia 18 tahun; di saat orang marah, sel tubuh akan berubah menjadi seperti orang tua yang berusia 80 tahun, lusuh dan mengkerut!"."Jangan menyiksa sel tubuh kita sendiri; makan berlebihan dan bergadang atau tidak tidur, adalah penyiksaan terhadap sel tubuh!"
Orang-orang yang suka bergadang di kota besar umumnya baru mulai tidur jam 4 pagi, Dokter Li Feng justru sudah bangun.Terlebih dulu meminum segelas air putih, lalu mulai bermeditasi, berolahraga. Setelah makan semangkok bubur 5 jenis padi-padian, jam 7 pagi ia berangkat kerja; setiap malam jam 8 di saat orang kantoran masih sibuk lembur, Dokter Li Feng sudah mulai bermeditasi, dan jam 9 malam waktunya beliau tidur. Makanannya sangat sederhana dan hambar, siang hari makan sayur dan nasi yang Dimasak sendiri, makan malam hanya mengkonsumsi sebanyak 1/2 atau 1/3 porsi di siang hari, makanannya sehari-hari adalah sayur-sayuran ditambah dengan padi-padian. Sulit dibayangkan bahwa 30 tahun yang lalu Dokter Li pernah mengidap kanker limpa, para dokter kanker yang dulu mengobatinya bahkan ada yang telahmeninggal dunia, Dokter Li bahkan masih hidup sehat hingga saat ini. Jika ditanya mengapa, mungkin jawaban yang tepat adalah :Beliau sekarang hidup dengan "sangat menghargai/menghormati sel tubuhnya". Selama 30 tahun ini, dalam pekerjaannya, Dokter Li melihat hidup mati dan tumbuh kembang sel tubuh manusia lewat mikroskop. Beliau berkata, pada saat orang bahagia, sel tubuh akan semakin sempurna dan bulat, seperti anak muda usia 18 tahun; saat kita marah, sel tubuh akan berubah seperti orang usia 80 tahun, keriput dan menyusut. Lagi pula, sel tubuh yang sehat dengan sel tubuh yang sakit sama sekali berlainan, "sel kanker bentuknya tidak beraturan". Beliau berkata, semakin memahami sel tubuh, semakin dirinya merasa malu karena dulunya pernah memperlakukan sel tubuh dengan tidak baik, hingga akhirnya beliau belajar untuk "menghargai sel tubuh", tubuhnya baru perlahan-lahan membaik. Karena telah hidup bersama dengan sel kanker selama 30 tahun, banyak orang yang datang kepadanya bertukar pengalaman. Yang dimaksud dengan "menciptakan lingkungan yang baik untuk sel tubuh" sesungguhnya adalah hal yang sudah sering dibicarakan para orang tua ---yakni : Hidup dengan teratur, makan makanan yang sederhana dan hambar, serta berolah raga.
Dengan lever (hepar) sebagai contoh, mengapa setiap hari pukul 11 malam kita diharuskan untuk tidur? Sebab pukul 11 malam hingga pukul 3 dinihari adalah waktu bekerjanya bagi sistem peredaran darah di hati untuk membuang racun. Dalam keadaan tidur tersebut, tubuh terbaring sempurna, hati akan gepeng merata, sehingga akan dipenuhi dengan darah. Pada waktu itu, hati akan membesar hingga 2-3 kali ukuran di saat normal. Jika di malam hari pukul 11 masih tetap duduk atau berdiri, beliau mengatakan, "maka hati akan seperti hati ternak yang dijual di pasar, tidak mengandung cukup darah."
Contoh lain: paru-paru. Paru-paru dapat menampung oksigen sebanyak 6.000 mili kubik udara, namun pada saat duduk di kursi, setiap kali bernafas oksigen yang masuk hanya 1/2 liter saja, berarti cuma seperduabelas kapasitas paru-paru yang terpakai. Manusia masa kini setiap hari hidup dengan duduk di kantor, naik kendaraan, naik lift, dengan kapasitas bernafas hanya sekitar 500 mili - 1 liter saja, sisa kapasitas paru-paru yang ada hanya sebagai cadangan saja. Li Feng berkata,"Ibarat seseorang yang memiliki 12 buah ruangan di rumahnya, tapi karena setiap hari sibuk dengan pekerjaan di luar rumah, begitu pulang ke rumah, yang digunakan hanya satu ruangan saja yaitu ruang tidur." Jika hendak memanfaatkan setiap rongga di dalam paru-paru, satu-satunya cara adalah berolah raga. Sebab di saat olahraga keras otot-otot tubuh akan menghabiskan jauh lebih banyak oksigen dari pada kemampuan suplai oksigen yang dimiliki paru-paru, kecepatan bernafas setiap menit akan bertambah 1 kali lipat, dan setiap kali menarik nafas udara yang tersedot ke dalam paru-paru akan bertambah 5 kali lipat, selain itu bernafas dalam2 juga dapat menyebabkan udara memenuhi setiap rongga paru-paru yang biasanya tidak pernah terisi udara.
Supriyatno
About Emotional Freedom Technique (EFT) visit http://practical-eft.blogspot.com
Trauma therapy visit http://alternativetraumatherapy.blogspot.com